(Puisi) Merdeka atau Mati

Tujuh Belas Agustus hari keramat bagi NKRl
Hari dikibarkannya panji – panji suci
Bendera merah putih jaya sakti
Tuk proklamasikan kemerdekaan bangsa dan ibu pertiwi

Ikrar menggema dan takbir membahana
Teriakkan kedaulatan bangsa dan negara
Yang telah dibela dan direbut dengan harta dan nyawa
Dari penjajah yang penuh dengan pelanggaran hak asasi manusia

Tonggak sejarah telah ditancapkan
Bagi perjuangan dan kesatuan bangsa
Negara republik Indonesia
Sang saka merah putih telah dikibarkan
Tandai keberanian dan tekad suci perjuangan

Darah merah keberanian para pejuang dialirkan
Berkalang tanahpun dilakukan
Para pahlawan gugur bergelimpangan
Demi membela martabat bangsa yang berkedaulatan
Mengemban amanah adil dan berkesejahteraan

Bambu runcing senjatamu
Mampu tembus dada para musuhmu
Yang merobek-robek derajat bangsamu
Nengincak-injak harkat dan martabat negaramu

Berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa
Kemenangan dapat direbut bangsa Indonesia
Tuk dapat hidup dengan berkedaulatan bangsa
Menjadi negara yang merdeka

Detik – detik proklamasi kemerdekaan
Ingatkan kembali akan kegigihan para pejuang
Tuk pastikan generasi masa depan hidup dalam kemerdekaan
Tanpa perampasan hak kemanusiaan

Generasi muda patriot bangsa
Ditanganmulah tongkat estafet kehidupan bangsa
Mengisi kemerdekaan dengan karya nyata
Mengukir sejarah baru kesetaraan bangsa
Menyemai benih persatuan dan kesatuan bangsa

Detik-detik proklamasi kemerdekaan
Kami para generasi muda berikrar
Menjaga kedaulatan bangsa dari para makar
Mencintai bangsa dengan mengamalkan lima dasar
Pancasila yang telah mengakar dan menjadi dasar

Ketauhidan pondasi utama bernegara
Kemanusian yang adil dan beradap perlu dibuktikan nyata
Persatuan menjadi tekad bersama
Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmah dan kebijaksanaan filosofi bernegara
Keadilan sosial tujuan bersama

Wahai para pahlawan pejuang bangsa
Bagi kami dikau adalah bunga
Harum jasamu merebak penuhi hati dan membakar jiwa
Tuk bangkit dan terus pegang estafet perjuangan bangsa

Jasa para pahlawan bangsa
Tidak bisa kita hargai berapapun juga
Apalagi korban nyawa tanpa ada sematan tanda jasa
Kecintaanmu terhadap negara
Akan tetap di puja-puja bangsa disertai iringan doa

Kami berjanji ikrar suci
Menjaga NKRI sampai mati
Mengisi kemerdekaan dengan karya mandiri
Mencintai negara ini menjadi bagian iman kami
Bagi kami “NKRI HARGA MATI”

17 Agustus 2018
Metro Lampung
Ida umami