Inspiring Story

Penulis: Ahmad Tsauban

Bapak Sunarno atau lebih dikenal dengan nama mbah narno, diusia yang sudah tidak muda lagi 68 tahun, namun beliau masih enerjik. Berjiwa muda dan mau berbagi pengalaman dengan kami yang belajar kepada beliau tentang berbagai hal termasuk kewirausahaan walaupun beliau hanyalah lulusan SD.

Memulai kisahnya sebagai PHL di kantor Samsat metro dan dijalaninya kurang lebih 20 tahun dengan kisah suka dukanya, beliau memutuskan untuk berhenti mengabdi diusia 54 tahun. Tidak mau terjebak dengan istilah “pensiun” mbah narno menyibukkan dirinya dengan kegiatan yang positif.

Pupuk organik itulah yang menjadi konsentrasi kegiatannya disamping juga beternak sapi dan bertani. Berkat kegigihannya mengembangkan pupuk organik ini mbah narno banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai pihak baik instansi pemerintah maupun swasta, dari tingkat daerah sampai pusat sehingga sering diundang untuk menjadi pembicara dan narasumber kegiatan seminar, simposium, lokakarya dan sebagainya.

Yang menarik dalam kisah beliau, mbah narno dengan mempelajari dan mengolah pupuk organik, beternak dan bertani semakin menambah kemantapan spiritual nya bahwa semua yang diciptakan Allah SWT di muka bumi ini baik itu tanaman dan hewan tidak ada yang sia – sia walaupun kadang kita sebagai manusia tidak menyukainya. Beliau menyadari memang tidak pintar mengaji, tapi dengan belajar tentang alam dan isinya menambah keyakinan akan adanya sang khalik imbuh tokoh olahraga bola volley pada masanya di club “Amor”.

Kembali tentang kewirausahaan beliau memberikan banyak masukan dan pelajaran untuk @pesantren wirausaha, baik tentang materi maupun pemasaran bahkan mempersilahkan aula tempat beliau mengajar untuk dipergunakan kegiatan @pesantren wirausaha. Motivasi beliau kepada kami menambah semangat untuk terus meningkatkan kemampuan dan berkarya, menjadi wirausaha tidak boleh takut, harus berani memulai dan jangan lupa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Beliau bercerita dengan hasil inovasinya dalam mengolah pupuk organik nya Alhamdulillah bisa meraih pasif income, tanpa bekerja pun penghasilan tetap masuk. Terima kasih dan Sukses Mbah narno.

Metro 17 Oktober 2018
@pesantrenwirausaha
Tunggu kisah inspiratif selanjutnya