Beranda Literasi kembali selenggarakan diskusi dengan mengusung tema “Memori Kolektif Bangsa, Metro Daerah Kolonisasi?” Pada Jum’at (14/02) di selasar perpustakaan daerah Kota Metro pukul 14.00 WIB.

Turut hadir Bidang Arsip Perpustakaan Kota Metro, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, dan dosen sejarah Universitas Muhammadiyah Metro, Kuswono, beserta jajaran civitas akademika dan pegiat literasi dan sejarah Kota Metro.

Pada diskusi sore ini, Beranda Literasi ingin mengajak seluruh masyarakat, pegiat literasi maupun pelajar dan mahasiswa Kota Metro untuk bersama menelisik Kota Metro pada masa penjajaha dahulu, benarkah Kota Metro adalah daerah kolonisasi, jika benar demikian, apa yang kemudian melatarbelakangi Kota Metro sebagai daerah kolonisasi.

Hal senada disampaikan oleh Andika selaku panitia penyelenggara diskusi Beranda Literasi sekaligus ngopi (ngobrol seputar literasi), “Saya berharap diskusi ini bisa menjadi titik sudut pandang baru kita untuk melihat Kota Metro pada jaman dulu. Karena jujur, selama 30 tahun di Metro, dari kecil hingga rampung mengenyam pendidikan formal, saya sama sekali belum pernah mendapat materi sejarah seputar Kota Metro itu sendiri.”

“Saya rasa itu juga dirasakan oleh teman-teman di sini, yang tinggal di Kota Metro. Dengan pertanyaan sederhana “apakah metro daerah kolonisasi?” Semoga bisa memantik diskusi sore ini sehingga kita bisa berbagi pengetahuan baru tentang sejarah Kota Metro.” Pungkas Andika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here