Relasi antara pemuda dan pedagang dimulai dengan saling keterbukaan dan saling menyatukan pemikiran bersama untuk menjadikan wisata yang nyaman bagi pengunjung dalam mengupayakan keberlangsungan jangka panjang.
Para pedagang tidak hanya menjual barang yang diperlukan pengunjung, tetapi juga harus memikirkan bagaimana mereka berinteraksi dengan pengunjung agar mereka merasa diperlakukan baik. Hal terpenting dalam memajukan tempat wisata adalah keramahan antara pengunjung dengan pedagangnya.

Tidak setiap pedagang memiliki pemikiran yang sama, hambatan batu krikil biasa terjadi dalam bersaing maupun berkolaborasi dengan pemuda tentunya tidak semulus yang diharapkan.

Bila komunikasi dan interaksi belum terjalin baik, maka akan sangat sulit bagi kami selaku mahasiswa untuk menilai pemikiran para pedagang. Karena ada yang nampaknya bicaranya baik dengan kata-kata manis tetapi kenyataan bertolak belakang dengan pemikiran mahasiswa yang diibaratkan lakon Sengkuni dalam pewayangan Mahabarata. Tokoh yang dikenal memiliki karakter “bermuka dua”.

Sebenarnya para pedagang senang dengan keberadaan mahasiswa akan tetapi oknom tertentu yang merasa terganggu oleh keberadaan pemuda yang tidak sejalan dengan kemauan mereka.

Yang membuat rusaknya tempat wisata ialah mereka oknom yang memiliki kepentingan tertentu dan tidak ingin ada yang berusaha menggangunya.

Para pedagang umumnya berjualan hanya ingin mencari nafkah untuk keluarganya, tetapi perlunya wawasan tentang menjaga lingkungan sekitar harus dipahami oleh setiap pedagang agar dalam mencari nafkah tidak merubah dari fungsi utama dari tempat wisata tersebut.

Jika proses yang dilakukan dengan baik maka, tempat wisata akan lebih efektif terutama penunjang perekonomian masyarakat yang ada disekitar. Potensi yang ada di wisata tersebut lebih digali mendalam agar tempat yang dirasakan dapat menguntungkan tidak terbiarkan begitu saja tanpa ada yang mengelolanya.

penulis : Arif Adi Chandra (Mahasiswa Esy IAIN Metro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here