Metrouniv.ac.id, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Metro adakan seminar bedah tafsir progresif Mubaadalah “Menuju Relasi Gender yang Berkeadilan” pada Rabu (22/01) di Gedung Serba Guna IAIN Metro. Kegiatan ini menghadirkan penulis buku Qiroah Mubaadalah DR. KH. Faqihuddin Abdul Kadir, MA., yang telah ditasbihkan sebagai “Bapak Mubadalah”. Ervan Nurtawab, Ph.D, Dosen IAIN Metro, pemerhati tradisi al-Qur’an dan Tafsir di Asia Tenggara akan menjadi nara sumber kedua dalam forum ini. Em Sapri Emde, M. Sy adalah alumni Halaqah Mubadalah besutan RAHIMA yang akan sharing pengalamannya menggunakan Mubaadalah sebagai cara pandang dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat di Kantor Urusan Agama.

Mufliha Wijayati ketua PSGA IAIN Metro mengatakan,”bukan tanpa sengaja, seminar ini menghadirkan narasumber laki-laki. Selama ini kegiatan-kegiatan yang ‘berbau’ gender selalu identik dengan perempuan, baik penyelenggara, peserta, maupun narasumbernya. Ini adalah bagian dari komitmen IAIN Metro untuk lebih banyak melibatkan laki-laki dalam kampanye membangun keadilan dan kesetaraan gender. Karena keadilan dan kesetaraan harus dibangun dan diperjuangkan bersama oleh laki-laki dan perempuan untuk kemudian dinikmati seluas-luasnya kebermanfaatannya secara bersama-sama pula”.

Elfa Murdiana selaku sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat juga berharap,”IAIN Metro akan terus konsisten dalam memperjuangkan kesetaraan gender bukan hanya di lingkungan Perguruan Tinggi. Kita akan terus berjejaring dan berkolaborasi dengan banyak civil society agar kampanye ini meluas di masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here