Baznas Launching Balai Ternak dan Pertanian di Lamteng

48

Baznas Kabupaten Lampung Tengah dan Baznas Pusat meluncurkan program Launching Integrated Farming (Balai Ternak BAZNAS dan Pertanian) kegiatan ini dilaksanakan tepatnya di desa Rukti Endah Kecamatan Seputih Raman, Desa Rukti Endah sudah menjadi salah satu tempat pemberdayaan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Lampung Tengah sejak 2016 awal mulanya Peternakan kambing yang sistemnya digulirkan bagi kambing yang sudah melahirkan dengan jangka waktu anak kambing yang sudah layak digulirkan disekitaran desa tersebut dan program pertanian untuk petani sayur, pemilihan untuk penerima program ini mengacu pada 8 Asnaf bagi penerima Zakat. Sekarang ini Baznas Kabupaten dan Baznas Pusat melakukan Program baru.

Dalam kegiatan Launching Integrated Farming (Balai Ternak BAZNAS dan Pertanian) dihadiri oleh Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, Anggota Baznas Pusat Prof. Mundzir Suparta, M.A, Hi. Sutrisno Ketua Baznas Kabupaten Lampung Tengah dan anggota DPR RI Komang Koheri, jajaran kepala OPD pemeritahan Kabupaten lampung Tengah dan Camat Seputih Raman Eko Danarto. Dalam kegiatan ini diberikan bantuan semako secara simbolis diperutukan bagi masyarakat kurang mampu dan juga Baznas memberikan kepada Non Muslim sebanyak 11 Orang, dalam kegiatan Lauching di gelontorkan Jumlah ternak yang sudah disalurkan ke kelompok Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah yaitu 282 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 12 ekor pejantan, 120 ekor induk dan 150 ekor bakalan. Ternak kambing ini dikelola oleh 30 kepala keluarga untuk dikembangbiakan, dimana setiap peternak akan memelihara 4 ekor induk dan 5 ekor bakalan. Dari hasil budidaya ini diharapkan selama pemeliharaan 2 tahun dapat menghasilkan anak minimal 504 ekor.

Dalam sabutan ketua LPPM Baznas Pusat Ajat Sudrajat Selama program berjalan, BAZNAS akan melakukan pendampingan secara intensif selama minimal 2 (dua) tahun. Pendamping ditempatkan di lokasi program dan membaur serta tinggal di lokasi program. Pendamping akan menjadi motivator, fasilitator, dan mediator untuk mengembangkan masyarakat dalam hal teknis beternak, kelembagaan, organisasi, mental spiritual, dan pengembangan agribisnis. Dengan adanya pendampingan tersebut, ditargetkan bisa mewujudkan kemandirian masyarakat dari tiga sisi. Pertama, Kemandirian Ekonomi, penerima manfaat meningkat pendapatannya sehingga terlepas dari garis kemiskinan dan bisa menabung untuk masa depan anak dan keluarga.
Kedua, Kemandirian Kelembagaan, penerima manfaat tergabung dalam lembaga lokal (koperasi, paguyuban, gabungan kelompok, dan lain-lain) yang mampu mengembangkan diri dan organisasi secara swadaya dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar program.
Ketiga, Kemandirian Mental Spiritual, penerima manfaat meningkat ketaqwaannya kepada Allah SWT dengan meningkatkan aktivitas ibadah, baik ibadah ritual (sholat, puasa, haji) maupun ibadah sosial (zakat, infaq, shodaqah, kurban, menjauhi riba).

BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah akan mengembangkan program pertanian berupa sayur-sayuran (timun, paria dan lain-lain) yang akan ditanam diatas lahan seluas 2,5 hektar, dengan melibatkan petani sebanyak 5 KK.

Ketua Baznas Hi. Sutrisno menyampaikan dalam Lauching ini Baznas, memberikan bantuan modal usaha sebanyak 5 KK buat pengembangan Pertanian sayur dengan luas lahan sebanyak 2,5 ha diberikan melalui UPZ Seputih Raman.

Sambutan Baznas pusat Prof. Mundzir Suparta, M.A, menyampaikan bahwa baznas adalah lembaga pemerintah non struktural. Baznas berperan mengisi ruang-ruang yang belum sepenuhnya bisa ditangani pemerintah. Karena itu diharapkan pemerintah daerah mendukung terus program-program Baznas.

Dalam Sambutanya Bupati Lampung Tengah menyampaikan bahwa Program Integrated Farming adalah program yang sangat bermanfaat. Hal itu, merupakan solusi peningkatan kualitas mutu produksi pertanian baik secara kualitas dan kuantitas, pemghimpunan pengumpulan zakat lebih dari Rp250 juta bisa diperoleh, itu baru dari pegawai pemkab dan Kanwil Kemenag, belum yang lain. (Rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here