Penulis : Dharma Setyawan

Saya buat lagu ini dengan gitar meminjam anak UIN Jogja entah punya Yudi Maulana entah juga punya Arief Hidayat. Tahun 2012 anak-anak UIN Jogja di kosan genjrang-genjreng tiap malam. Bahkan pernah mereka mengajak saya tampil di gelaran UIN menyanyikan lagu lagu sendiri. Setelah mau akrab lagi dengan gitar setelah 2007 rehat, saya ikut konferensi tentang interfaith acara Dosen UIN Joga Buk Dr Inayah Rohmaniyah di hotel Sapir. Ternyata dapat sangu 500 ribu, lumayan ngobrol bersama macam-macam aliran keagamaan dikasih duit. Saya bilang ke Arif, duit itu untuk beli Gitar aja ke pengrajin bantul. Lalu kami punya gitar yang cukup lumayan enak didengar. Anak-anak S-1 UIN Jogja kemudian membentuk group musik Oneday Jogja.

Tiap malam saya mulai akrab lagi dengan gitar dan mau lagi membuat beberapa lagu, mengenang masa-masa SMA. Tapi kali ini lagu untuk beberapa tokoh, Bung Hatta, Bung Karno, Sjahrir, Pram, Gusdur dan Munir. Sampai saat ini Lagu Pram, Gusdur dan Munir yanh sudah saya rekam. Balik lagi ke 2012-2013, Oneday Jogja kemudian tampil di JEC dan mendapat uang 1 juta, dan cukup untuk membeli lagi gitar ke pengrajin. Jadilah ada dua gitar akustik listrik yang lumayan enak dimainkan dikosan. Gitar lalu saya bawa pulang satu akhir tahun 2013 ke Metro Lampung. Dan satunya tetap di Jogja entah di urus siapa. Namun gitar kemudian patah oleh anak-anak Yosomulyo.

Tahun 2017 saya rekam lagu ini ke Mas Fhelix ‘Akgl’ DhaRmawan. Dengan suara jelek saya, setidaknya saya puas menyanyikan sendiri. Lalu saya burning ke CD untuk saya kasih langsung ke Soesilo Toer (adik Pram) bersamaan dengan kaos Pram produksi nuwobalak.id. Waktu itu bersamaan dengan ujian Dr. Oki Hajiansyah Wahab di Semarang beliau undang khusus Soesilo Toer menjadi tamu kehormatan. Sekarang lagi ramai film Bumi Manusia, meskipun sudah 2 tahun saya rekam (dan Julianto Nugroho ingatkan) semoga lagu ini bisa memberi perspektif sedikit dan menghormati si penulis novel, yang hidupnya puas dipenjara 14 tahun tanpa pengadilan sebagai tahanan politik. Berikut saya lampirkan lirik dan kunci gitarnya. Semoga menikmati.

Pramoedya Ananta Toer
Tjerita Rakjat
Cipt. Dharma Setyawan

Am Dm F E
Tajamnya penamu menusuk jantung kekuasaan
Am Dm F E
Keriput kulitmu puas sedih dengan penindasan
Am Dm F E
Am Dm F E
Narasi cintamu untuk manusia dan Indonesia
Am Dm F E
Penjara buru menyiksamu penuh kekerasan
Chorus
F G C G
Kebebasan direnggut oleh kekuasaan
F G C G
Dengan tulisan kau coba meraih keadilan
Reff
Am F G E
Sebuah lagu untukmu Pramoedya
Am F G E
Membuka mata kita bumi manusia
Am F G E
Adil dalam fikiran dalam perbuatan
Am F G E
Menulis kebenaran lawan kekuasaan
Melody
Am F G E 2X
Chorus
Reff 3x
(Jogja, 2013)

Berikut adalah link lagunya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here